Prediksi Musim Kemarau 2025 di Provinsi Nusa Tenggara Timur NTT

Pemred Liputan NTT
0

 


KUPANG, LIPUTANNTT.com,Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Timur melakukan Siaran Pers Prediksi Musim Kemarau Tahun 2025 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur secara Virtual melalui Zoom Meeting. 21 Maret 2925)


Turut hadir dalam kegiatan ini mewakili pemerintahan daerah provinsi NTT yaitu Kepala Biro Pemerintahan – Setda Provinsi NTT, Bpk. Drs. Alexander Rihi, M.Si dan PLT. Kepala Bagian Materi dan Komunikasi  Pimpinan, Ibu Selfi Nange, S.Sos, M.Si, M.Pub.Pol. Dalam arahannya Bpk Doris Rihi menyampaikan apresiasi dan proficiat yang besar kepada BMKG  melalui Stasiun Klimatologi Kelas II NTT. Kegiatan ini tentunya sangat baik untuk memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana, kapan musim kemarau terjadi sekaligus informasi musim ini juga dapat memberikan informasi kepada kita untuk dapat mengantisipasi secara dini dampak-dampak musim kemarau di tahun 2025 ini sehingga kita dapat mempersiapkan nya lebih baik lagi. Dalam menutup arahannya beliau juga menyampaikan salam dari pemerintah daerah dalam hal ini Pak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk semua masyarakat NTT, “Ayo Bangun NTT”, mari kita bersama bangun NTT. Tuhan memberkati kita semua.


Selanjutnya, Kegiatan Rilis Musim Kemarau dibuka secara resmi oleh Direktur Perubahan Iklim BMKG Pusat Bpk. Fachri Radjab, S.Si, M.Si. Dalam membuka sambutannya beliau menyampaikan ucapan terimakasih bagi Pemerintahan Provinsi NTT atas dukungan kerjasama dan kolaborasi yang baik selama ini antara BMKG dan Pemerintahan Provinsi NTT dan Pemerintah Daerah di seluruh wilayah NTT.  BMKG di NTT dengan seluruh sumber dayanya hingga seluruh UPT (Unit Pelaksana Teknis) di daerah akan terus mendukung pembangunan di wilayah NTT melalui dukungan informasi-informasi di bidang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.  Beliau melanjutkan sambutannya bahwa kegiatan Rilis Prediksi Musim Kemarau memiliki peran yang sangat penting dan perlu perhatian bersama karena informasi dan fakta yang terjadi saat ini yang berkaitan dengan iklim semakin menunjukkan bahwa kondisi iklim kita sudah berubah baik secara global, di indonesia maupun di NTT. Berdasarkan data-data yang dimiliki BMKG tercatat bahwa tahun 2024 merupakan tahun terpanas sepanjang sejarah pengamatan suhu di indonesia bahkan secara global juga menunjukkan hal yang sama yaitu laju peningkatan suhu udara terus meningkat setiap tahunnya. Ini adalah salah satu indikator bahwa perubahan iklim itu benar-benar sudah terjadi sehingga diperlukan langkah-langkah Adaptasi dan Mitigasi Perubahan iklim yang baik dan terukur untuk mengantisipasi lebih dini dampak-dampak yang akan terjadi kedepan. Rilis Prediksi  musim kemarau saat ini harapannya bisa dijadikan salah satu acuan dalam mengambil langkah-langkah atau antisipasi yang akan kita lakukan sesuai dengan kondisi iklim kita di NTT yang sangat unik, selain itu bisa juga dijadikan sebagai rujukan dalam peningkatan produktifitas bagi pertanian dan perkebunan diwilayah NTT. 


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Stasiun Klimatologi NTT Bpk. Rahmattulloh Adji menyampaikan ringkasan Rilis Prediksi Musim Kemarau tahun 2025 di NTT, beliau menyampaikan bahwa Musim Kemarau 2025 wilayah Nusa Tenggara Timur akan datang lebih lambat dari normalnya, dengan sifat hujan Musim Kemarau yang lebih basah (Atas Normal) dari biasanya. Dari total 28 ZOM (Zona Musim) di Nusa Tenggara Timur, sebanyak 25 ZOM diprediksi akan mengawali Musim Kemarau bulan April (89%), sementara untuk 5 ZOM (11%) terjadi pada bulan Mei 2025 sedangkan untuk puncak musim kemarau 2025 diprediksi pada bulan Agustus 2025. Beliau dalam menutup sambutannya menyampaikan bahwa informasi rilis musim kemarau merupakan informasi yang penting bagi semua sektor dalam memitigasi bencana kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan serta kebutuhan air bersih bagi masyarakat kita di NTT. semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat dijadikan sebagai landasan dalam perencanaan  dan langkah strategis dalam menghadapi musim kemarau di tahun 2025 ini, BMKG selalu berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah baik di provinsi maupun di daerah serta masyarakat NTT dengan informasi cuaca dan iklim yang akurat, cepat dan dapat diandalkan. Beliau juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim sehingga dampaknya dapat di minimalisir sedini mungkin. 


Dalam Kegiatan Rilis Prediksi Musim Kemarau di NTT tahun 2025 turut juga hadir Koordinator Bidang Variabilitas dan Perubahan Iklim BMKG Pusat, Koordinator MKG Provinsi NTT, Para KUPT BMKG se-provinsi NTT, Pimpinan Kepala Unit Kerja Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten, Kalaksa BPBD Kota Kupang, Media Massa Provinsi NTT, LSM Provinsi NTT, Perwakilan Kantor Cabang Bank Indonesia, Petani Alumni Sekolah Lapang Iklim NTT dan Partisipan. 


_*Rekomendasi Menghadapi Musim Kemarau 2025*_


BMKG menghimbau K/L, Pemerintah Daerah, institusi terkait, dan seluruh masyarakat untuk lebih siap dan antisipatif melalui langkah-langkah nyata seperti:


▪ Sektor Pertanian: Menyesuaikan jadwal tanam di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau lebih awal maupun lebih lambat, memilih varietas tahan kekeringan, serta mengoptimalkan pengelolaan air di daerah dengan musim kemarau lebih kering dari normal. Sementara itu, wilayah yang berpotensi mengalami musim kemarau lebih basah dapat memanfaatkannya dengan memperluas lahan sawah untuk meningkatkan produksi pertanian. 


▪ Sektor Kebencanaan: Meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah rawan yang diprediksi mengalami musim kemarau dengan curah hujan Normal atau Bawah Normal. 


▪ Sektor Lingkungan: Mewaspadai memburuknya kualitas udara di kota-kota besar dan wilayah rawan karhutla, serta potensi gangguan kenyamanan akibat suhu udara panas dan lembap selama musim kemarau. 


▪ Sektor Energi: Menghemat dan mengelola pasokan air secara efisien untuk menjaga keberlanjutan operasi PLTA, irigasi, dan pemenuhan kebutuhan air baku, terutama di wilayah dengan musim kemarau Bawah Normal atau lebih panjang dari normal. 


▪ Sektor Sumber Daya Air: Mengoptimalkan sumber air alternatif dan memastikan distribusi air yang efisien guna menjaga ketersediaan air bagi masyarakat selama musim kemarau.(*/ar)

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa