KUPANG,LIPUTANNTT.com,Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi dari panitia pelaksana Gebyar Ramadhan 1446 Hijriah yang digelar oleh Beta Hijrah Community di ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang pada Senin (17/3). Hadir pada audiensi tersebut, Ketua Beta Hijrah Community, Musawir Muhammad, Ketua Pelaksana Gebyar Ramadhan 1446 Hijriah, Fahmy Assegaf, bersama para pengurus. Audiensi tersebut membahas pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan sejak tahun lalu dan perencanaan kegiatan untuk tahun ini.
Wakil Wali Kota menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia yang telah berkunjung dan memperkenalkan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam rangkaian Gebyar Ramadhan. Wawali juga memberikan apresiasi atas keterlibatan pemuda lintas agama dalam kegiatan ini. “Saya senang sekali mendengar bahwa teman-teman panitia telah melibatkan pemuda dari berbagai agama. Saya berharap, keterlibatan ini dapat terus berlanjut sehingga Kota Kupang semakin dikenal sebagai kota toleransi yang penuh dengan nilai-nilai persatuan antar umat beragama,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan dukungannya terhadap upaya pemerintah untuk kegiatan yang sangat baik tersebut. “Kami siap membantu segala kebutuhan fasilitas, seperti tenda, kursi, atau kendaraan, yang bisa mendukung kelancaran acara yang dilaksanakan oleh teman-teman panitia. Kami siap berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas terkait,” ungkapnya.
Serena menegaskan, bahwa dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan bersama Wali Kota Kupang, akan memberi perhatian besar kepada pemberdayaan UMKM. Harapannya agar UMKM dapat diberdayakan lebih lanjut, terutama pada acara seperti Pawai Takbir, di mana banyak pengunjung yang datang. Kesempatan ini memberikan ruang bagi UMKM untuk terlibat, menawarkan produk mereka, dan turut serta dalam memeriahkan kegiatan ini.
Wawali memberikan perhatian khusus terhadap isu sampah, terutama sampah plastik. "Saya juga ingin menekankan pentingnya pengelolaan sampah, terutama sampah plastik yang bisa didaur ulang. Kami bisa bekerjasama dengan bank sampah untuk mengubah sampah menjadi nilai ekonomi. Ini tidak hanya mendukung kelancaran acara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kami untuk menjadikan Kupang lebih ramah lingkungan," ujarnya.
Dalam audiensi ini, Ketua Beta Hijrah Community, Musawir Muhammad menyampaikan tiga kegiatan besar yang telah dilaksanakan dan akan berlangsung. Kegiatan pertama, Tarhib Ramadan, telah sukses dilaksanakan dengan kehadiran pejabat pemerintahan dan berbagai organisasi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan kedua, Senyum Anak Yatim, juga telah dilaksanakan pada akhir pekan kemarin di Transmart Kupang, dengan melibatkan anak-anak yatim di Kota Kupang. Selain memberikan santunan, acara ini juga dirangkai dengan kegiatan bermain dan berbagi kebahagiaan bersama.
Kegiatan puncak yang masih akan dilaksanakan adalah Pawai Takbir. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diharapkan dapat berjalan sukses dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. "Kami selaku penyelenggara meminta arahan dari Pemerintah Kota Kupang terkait lokasi pelepasan pawai yang sedianya dilaksanakan pada hari Minggu, 30 Maret 2025 sambil menunggu hasil sidang Isbat. Terdapat dua pilihan lokasi, yaitu Titik 0 Kota Kupang dan depan Rumah Jabatan Gubernur. Namun, panitia masih mempertimbangkan faktor keramaian yang mungkin terjadi di Titik 0, yang berdekatan dengan gereja besar dan perayaan Paskah," ungkapnya.
Selain itu, panitia juga mempertimbangkan masalah lalu lintas dan antrian kendaraan yang terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya. Mereka berharap permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memilih lokasi yang lebih strategis dan menghindari kerumunan yang tidak terkendali.
"Kami berharap untuk melibatkan semua pihak, termasuk pemuda, lurah, dan camat, guna memaksimalkan suksesnya kegiatan tersebut. Seperti tahun lalu, teman-teman gereja juga terlibat aktif dalam kelancaran jalannya pawai, baik dalam mengatur jalur maupun sebagai bagian dari upacara dengan mengisi acara hiburan dan partisipasi lintas agama," tambahnya.
Fatmawati, koordinator acara Pawai Takbir, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, terutama teman-teman gereja yang telah berkolaborasi dalam acara ini. Ia juga menambahkan bahwa tahun lalu, panitia sangat terbantu dengan dukungan dari Dinas Kebersihan Kota Kupang, yang telah membersihkan jalan di belakang barisan Pawai Takbir. Hal ini membuat acara berjalan lancar tanpa meninggalkan sampah. Oleh karena itu, panitia berharap agar Dinas Kebersihan Kota Kupang kembali memberikan dukungan serupa untuk memastikan kebersihan selama acara tahun ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar Ramadhan 1446 Hijriyah, Fahmy Husein Syech Assegaf, menyampaikan tujuan pertemuan tersebut, yaitu mengundang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang untuk hadir dan meresmikan Gebyar Ramadhan 1446 Hijriyah. Kegiatan ini bertujuan menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh semangat kebersamaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antar umat Islam di Kota Kupang serta memupuk semangat persaudaraan dalam menyambut bulan suci,” ujar Fahmy Husein.
Gebyar Ramadhan 1446 Hijriyah mengusung tema _Raih Berkah, Rekahan Spirit Solid dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah_. Acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat Ukhuwah Islamiyah sekaligus memfasilitasi umat Islam dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan.(CD)